← Kembali ke https://cyrustimes.com/

Pemko Buka Akses Modal UMKM

https://cyrustimes.com/ • 14 April 2026 20:02
Pemko Buka Akses Modal UMKM

Pemko Palangka Raya menggandeng perbankan untuk memperkuat literasi keuangan dan akses pembiayaan pelaku IKM-UMKM.

CYRUSTIMES, PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota Palangka Raya menggandeng sektor perbankan untuk memperkuat literasi keuangan dan membuka akses modal bagi pelaku industri kecil menengah serta usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM.

Langkah itu dilakukan melalui penjajakan kerja sama antara Pemko Palangka Raya dengan Bank Syariah Indonesia. Program tersebut diarahkan untuk membantu pelaku IKM dan UMKM memahami pengelolaan keuangan, mekanisme pembiayaan, serta layanan perbankan digital.

Plt Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perindustrian Kota Palangka Raya, Samsul Rizal, mengatakan pertemuan dengan pihak perbankan telah dilakukan. Edukasi kepada pelaku usaha akan dilaksanakan secara intensif.

“Kemarin kami telah melaksanakan pertemuan dengan pihak BSI dan akan melaksanakan edukasi secara intensif pekan depan,” kata Samsul.

Literasi Keuangan Jadi Kunci

Samsul menjelaskan, program tersebut akan menghadirkan sesi edukasi langsung bagi para pelaku usaha. Materi yang diberikan mencakup literasi keuangan, tata cara pengajuan modal, hingga pemanfaatan layanan perbankan digital.

Menurutnya, pelaku IKM dan UMKM tidak cukup hanya memiliki produk yang baik. Mereka juga perlu memahami manajemen keuangan agar usaha dapat tumbuh secara sehat dan berkelanjutan.

“Kami ingin memastikan bahwa para pelaku IKM dan UMKM tidak hanya memiliki produk yang bagus, tetapi juga memiliki pemahaman yang matang mengenai manajemen keuangan,” ujar Samsul.

Literasi keuangan menjadi faktor penting bagi pelaku usaha kecil. Tanpa pencatatan yang tertib, pemisahan keuangan pribadi dan usaha, serta perencanaan modal yang jelas, UMKM rentan sulit berkembang meskipun memiliki potensi pasar.

Karena itu, Pemko Palangka Raya ingin memastikan pelaku usaha mendapat pendampingan yang lebih konkret, terutama dalam memahami akses pembiayaan yang tersedia di lembaga perbankan.

Jawab Kendala Permodalan

Samsul menyebut kerja sama dengan perbankan menjadi langkah strategis untuk menjawab tantangan permodalan yang kerap dihadapi pelaku usaha.

Banyak pelaku IKM dan UMKM memiliki produk yang potensial, tetapi belum mampu memperluas produksi karena keterbatasan modal. Sebagian pelaku usaha juga belum memahami prosedur pengajuan pembiayaan secara formal.

Melalui program ini, pemerintah ingin membuka akses yang lebih mudah bagi pelaku usaha untuk mengenal skema pembiayaan perbankan, termasuk Kredit Usaha Rakyat atau KUR berbasis syariah.

“Kolaborasi ini juga langkah strategis untuk menjawab tantangan permodalan yang sering dihadapi pelaku usaha,” kata Samsul.

Ia berharap pembiayaan yang lebih mudah diakses dapat mendorong produktivitas pelaku usaha lokal. Dengan modal yang memadai, pelaku IKM dan UMKM dapat meningkatkan kapasitas produksi, memperbaiki kemasan, memperluas pemasaran, dan menembus pasar yang lebih luas.

Perbankan Digital Didorong

Selain pembiayaan, Pemko Palangka Raya juga mendorong pemanfaatan layanan perbankan digital. Adaptasi digital dinilai penting karena pola transaksi masyarakat terus berubah.

Pelaku usaha kecil perlu memahami penggunaan layanan digital untuk pembayaran, pencatatan transaksi, hingga pengelolaan arus kas. Kemampuan ini akan membantu UMKM lebih siap menghadapi persaingan pasar modern.

Samsul menilai sinergi antara pemerintah dan sektor perbankan sangat penting untuk menciptakan ekosistem usaha yang sehat.

Menurutnya, pemerintah tidak bisa hanya mendorong pelaku usaha meningkatkan produksi tanpa memperkuat akses pembiayaan dan kemampuan pengelolaan keuangan.

UMKM Jadi Tulang Punggung Ekonomi

Pemko Palangka Raya menempatkan IKM dan UMKM sebagai bagian penting dari penguatan ekonomi kerakyatan. Sektor ini menyerap tenaga kerja, menggerakkan ekonomi lokal, dan menjadi sumber penghasilan banyak keluarga.

Namun, agar UMKM mampu menjadi tulang punggung ekonomi daerah, pemerintah perlu memastikan pelaku usaha mendapat dukungan nyata. Dukungan itu tidak hanya berupa pelatihan produksi, tetapi juga akses modal, literasi keuangan, pemasaran, dan digitalisasi usaha.

“Melalui literasi keuangan yang baik dan akses modal yang terbuka lebar, IKM dan UMKM diharapkan mampu menjadi tulang punggung ekonomi lokal yang tangguh dalam menghadapi dinamika pasar global ke depan,” ujar Samsul.

Program kerja sama dengan perbankan ini menjadi salah satu langkah Pemko Palangka Raya memperkuat fondasi usaha kecil. Jika berjalan konsisten, pelaku IKM dan UMKM dapat lebih siap naik kelas dan memperluas pasar produk lokal.

Bagi masyarakat, penguatan UMKM tidak hanya berdampak pada pelaku usaha. Pertumbuhan sektor ini juga dapat membuka lapangan kerja, memperkuat pendapatan keluarga, dan mendorong perputaran ekonomi di Kota Palangka Raya.

Sumber: https://cyrustimes.com/
Baca Artikel Asli