Layanan deteksi dini kanker leher rahim digelar di sejumlah posyandu untuk meningkatkan kesadaran kesehatan perempuan.
CYRUSTIMES, PALANGKA RAYA – UPTD Puskesmas Kalampangan, Kota Palangka Raya, membuka layanan deteksi dini kanker leher rahim secara gratis bagi warga.
Layanan pemeriksaan itu dilakukan melalui metode HPV DNA. Program ini menyasar masyarakat, khususnya perempuan yang memenuhi syarat pemeriksaan, agar risiko kanker serviks dapat diketahui sejak awal.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di sejumlah posyandu. Pemerintah berharap layanan yang lebih dekat dengan warga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan kanker leher rahim.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Riduan, mengatakan deteksi dini menjadi langkah penting untuk mencegah kanker leher rahim berkembang ke tahap yang lebih serius.
“Kegiatan ini dilaksanakan di sejumlah posyandu sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan kanker serviks sejak dini,” kata Riduan.
Pemeriksaan Lebih Dekat ke Warga
Pelaksanaan pemeriksaan di posyandu menjadi strategi untuk memudahkan akses warga terhadap layanan kesehatan. Dengan begitu, masyarakat tidak harus menunggu munculnya keluhan berat sebelum memeriksakan diri.
Kanker leher rahim termasuk penyakit yang dapat dicegah dan dideteksi lebih awal. Namun, kesadaran pemeriksaan rutin masih menjadi tantangan di banyak daerah.
Karena itu, layanan gratis dari Puskesmas Kalampangan menjadi penting. Program ini memberi kesempatan bagi warga untuk memeriksa risiko kesehatan reproduksi tanpa terkendala biaya.
Riduan berharap layanan ini dapat mempermudah akses masyarakat terhadap pemeriksaan kesehatan sekaligus menekan angka kasus kanker serviks di Kota Palangka Raya.
HPV DNA Dinilai Lebih Akurat
Kepala UPTD Puskesmas Kalampangan, Komala Dewi, menjelaskan pemeriksaan HPV DNA merupakan salah satu metode terbaru yang dinilai lebih akurat untuk mendeteksi infeksi Human Papillomavirus atau HPV.
HPV dikenal sebagai virus yang menjadi penyebab utama kanker serviks atau kanker leher rahim. Melalui pemeriksaan tersebut, risiko dapat diketahui lebih dini sehingga penanganan bisa dilakukan lebih cepat.
“Deteksi dini sangat penting karena kanker leher rahim dapat dicegah dan ditangani lebih cepat apabila diketahui sejak awal. Melalui pemeriksaan HPV DNA ini, masyarakat dapat mengetahui risiko secara lebih akurat sehingga penanganan dapat dilakukan lebih dini,” kata Komala.
Menurutnya, program ini menjadi bagian dari pelayanan kesehatan bagi perempuan. Puskesmas ingin memastikan warga mendapat akses pemeriksaan yang mudah, dekat, dan tidak berbayar.
Edukasi Kesehatan Reproduksi
Selain pemeriksaan, petugas kesehatan juga memberikan edukasi kepada masyarakat. Materi yang disampaikan mencakup pola hidup sehat, kebersihan organ reproduksi, serta pentingnya pemeriksaan rutin bagi perempuan yang telah menikah atau aktif secara seksual.
Edukasi ini penting karena pencegahan kanker leher rahim tidak hanya bergantung pada pemeriksaan medis. Pengetahuan warga tentang risiko, gejala awal, dan kebiasaan hidup sehat juga menentukan keberhasilan pencegahan.
Komala menyebut, masyarakat tidak perlu takut menjalani pemeriksaan. Semakin cepat risiko diketahui, semakin besar peluang penanganan dilakukan sebelum penyakit berkembang lebih berat.
“Pemeriksaan ini diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya apa pun. Kami berharap masyarakat, khususnya perempuan yang memenuhi syarat pemeriksaan, dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Jangan Tunggu Gejala Berat
Kanker leher rahim sering menjadi perhatian karena dapat berkembang tanpa disadari pada tahap awal. Banyak warga baru memeriksakan diri ketika keluhan sudah mengganggu aktivitas.
Kondisi ini membuat deteksi dini menjadi sangat penting. Pemeriksaan berkala dapat membantu tenaga kesehatan menemukan risiko sejak awal dan menentukan langkah lanjutan yang dibutuhkan.
Puskesmas Kalampangan berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran warga tentang pentingnya menjaga kesehatan reproduksi. Masyarakat juga diajak tidak menganggap pemeriksaan sebagai hal yang menakutkan.
“Semakin cepat dilakukan deteksi dini, maka peluang kesembuhan juga akan semakin besar. Kami mengajak masyarakat untuk tidak takut melakukan pemeriksaan demi kesehatan yang lebih baik,” kata Komala.
Akses Kesehatan Perempuan
Program deteksi dini kanker leher rahim gratis ini menunjukkan pentingnya layanan kesehatan perempuan yang dekat dengan masyarakat.
Pemerintah daerah perlu memastikan layanan semacam ini tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat. Pemeriksaan, edukasi, dan pendampingan perlu dilakukan berkelanjutan agar lebih banyak perempuan terlindungi dari risiko kanker serviks.
Bagi warga Kalampangan dan sekitarnya, kesempatan pemeriksaan gratis ini patut dimanfaatkan. Deteksi dini bukan hanya soal mengetahui kondisi kesehatan, tetapi juga langkah perlindungan diri dan keluarga.
Puskesmas Kalampangan kini mendorong masyarakat, khususnya perempuan yang memenuhi syarat pemeriksaan, untuk datang ke layanan yang telah disiapkan dan tidak menunda pemeriksaan kesehatan reproduksi.