SUKAMARA, Kalteng.co-Pemerintah Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah, kembali melakukan penyegaran struktural di lingkungan pemerintahannya. Bupati Sukamara, Masduki, secara resmi melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan bagi sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, fungsional, hingga kepala sekolah.
Agenda krusial ini digelar dalam rangka memperkuat roda organisasi serta mendongkrak kualitas pelayanan publik di wilayah Kabupaten Sukamara.
Penempatan Pejabat Bebas KKN, Fokus pada Kinerja
Dalam sambutannya, Bupati Masduki menegaskan bahwa seluruh proses mutasi dan promosi jabatan kali ini telah melalui seleksi dan pertimbangan yang matang. Tidak ada unsur subjektivitas, melainkan murni demi kepentingan organisasi dan masyarakat.
“Seluruh proses penempatan pejabat telah dilakukan berdasarkan kompetensi, integritas, kinerja, dan kebutuhan organisasi,” tegas Masduki di Sukamara pada Jumat (19/6/2026).
Langkah penyegaran ini dipandang sebagai strategi krusial untuk menghadapi tantangan pembangunan daerah yang kian kompleks. Dengan menempatkan figur yang tepat di posisi yang tepat (the right man on the right place), birokrasi diharapkan dapat berjalan lebih lincah dan responsif.
Pesan Khusus Bupati untuk Pejabat Fungsional dan Kepala Sekolah
Pelantikan kali ini menyasar berbagai lini penting dalam pemerintahan, termasuk sektor pelayanan teknis dan pendidikan. Secara spesifik, Bupati memberikan arahan tegas kepada dua sektor ini:
1. Pejabat Fungsional
Bupati meminta para pejabat fungsional untuk tidak cepat puas dengan kemampuan yang dimiliki saat ini. Mereka dituntut untuk terus mengasah keahlian spesifik di bidangnya masing-masing demi mendukung perumusan kebijakan daerah yang berbasis data dan fakta.
2. Kepala Sekolah
Sebagai garda terdepan dalam dunia pendidikan, kepala sekolah yang baru dilantik dipesan agar fokus meningkatkan mutu pendidikan. Masduki juga mendorong mereka untuk aktif membangun kolaborasi sinergis dengan berbagai pihak, mulai dari orang tua murid hingga masyarakat luas.
Sumpah Jabatan: Komitmen Moral, Bukan Sekadar Formalitas
Menutup arahannya, Bupati Masduki mengingatkan bahwa jabatan yang diemban adalah sebuah amanah besar yang menuntut tanggung jawab penuh, dedikasi, serta profesionalisme tinggi. Ia menekankan bahwa sumpah yang telah diucapkan di atas kitab suci memiliki konsekuensi moral yang berat.
-
Bukan Formalitas: Sumpah jabatan adalah janji suci kepada Tuhan dan masyarakat.
-
Tata Kelola Akuntabel: Setiap pengambilan keputusan harus didasarkan pada fakta, data, dan regulasi yang berlaku.
-
Sinergi & Kolaborasi: Pejabat baru harus mampu menjadi motor penggerak organisasi yang efektif.
“Semoga saudara-saudara dapat segera menyesuaikan diri dengan tugas dan lingkungan kerja yang baru, menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya, serta memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan Sukamara dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Dengan pelantikan ini, masyarakat Sukamara menaruh harapan besar agar kualitas layanan publik, pendidikan, dan pembangunan daerah dapat melesat lebih baik ke depannya. (luk)