PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, mengunjungi rumah duka korban kecelakaan di Jalan Lele, Kota Palangka Raya, Senin (15/6/2026). Di rumah duka, Fairid menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan serta memberikan dukungan moril agar tetap tabah menghadapi musibah tersebut.
“Kami datang untuk menyampaikan belasungkawa dan memberikan perhatian kepada keluarga korban. Semoga keluarga yang ditinggalkan dapat bersabar dan menerima musibah ini dengan ikhlas,” ujar Fairid, usai meninjau lokasi jalan yang mengalami kerusakan dan diduga menjadi salah satu penyebab kecelakaan lalu lintas yang merenggut korban jiwa beberapa waktu lalu.
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai respons cepat Pemerintah Kota Palangka Raya terhadap keluhan masyarakat sekaligus memastikan penanganan segera pada ruas jalan yang dinilai membahayakan pengguna jalan.
Sebelumnya, Fairid juga menyampaikan, bahwa Pemerintah Kota Palangka Raya akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mempercepat perbaikan infrastruktur yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.
Ia menjelaskan, kerusakan jalan yang terjadi saat ini merupakan dampak dari meningkatnya intensitas penggunaan jalan seiring pertumbuhan kawasan dan aktivitas masyarakat yang semakin tinggi.
Ke depan, pemerintah juga akan memperkuat sistem pelaporan masyarakat melalui kanal pengaduan yang lebih mudah diakses, terutama untuk penanganan cepat terhadap jalan rusak dan berlubang yang bersifat mendesak.
“Apabila ada lubang jalan atau kerusakan yang dinilai berbahaya dan berpotensi menimbulkan korban, masyarakat dapat segera melaporkannya. Kami ingin setiap laporan yang bersifat urgensi dapat ditindaklanjuti dengan lebih cepat,” tegasnya.
Fairid juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.
“Kami tidak ingin ada lagi musibah seperti ini. Kami akan melakukan evaluasi dan rapat koordinasi bersama instansi terkait agar sistem penanganan laporan dan perbaikan infrastruktur dapat berjalan lebih cepat, terutama untuk kondisi darurat,” pungkasnya. (aza)