← Kembali ke https://kalteng.co/

Rumah Kosong Lima Tahun Terbakar di Jalan Junjung Buih III

https://kalteng.co/ • 13 June 2026 14:26
Rumah Kosong Lima Tahun Terbakar di Jalan Junjung Buih III

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Kebakaran kembali terjadi di Kota Palangka Raya. Kali ini, satu unit rumah permanen di Jalan Junjung Buih III Gang TMG Mangkusari, Kelurahan Langkai, Kecamatan Pahandut, dilalap si jago merah, Jumat (12/6/2026) malam sekitar pukul 21.00 WIB. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai Rp300 juta.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, api pertama kali terlihat muncul dari bagian atap kamar kedua rumah berukuran sekitar 6 x 6 meter tersebut. Kobaran api kemudian dengan cepat membesar hingga menghanguskan hampir seluruh bangunan yang diketahui sudah lama tidak dihuni pemiliknya.

Salah seorang saksi, Hely Hernia (47) mengaku mengetahui peristiwa itu setelah mendengar teriakan warga yang menyebut telah terjadi kebakaran. Ia kemudian keluar rumah dan melihat api sudah berkobar di bagian atap bangunan. “Saat saya berada di rumah, tiba-tiba terdengar teriakan kebakaran. Ketika keluar, saya melihat api sudah menyala di bagian atap kamar kedua rumah tersebut,” ujar Hely.

Menurut Hely, rumah itu telah kosong selama kurang lebih lima tahun terakhir. Bahkan, sejak dua tahun lalu bangunan tersebut diketahui telah dipasangi papan penyitaan agunan kredit oleh salah satu koperasi dan dalam kondisi terkunci. “Rumah itu sudah lama tidak ditempati. Dua hari lalu saya sempat melihat pintu dan jendelanya terbuka, lalu saya mencoba menutupnya, tetapi tidak bisa tertutup rapat,” ungkapnya.

Saksi lainnya, Rizky mengatakan, dirinya melihat kobaran api muncul dari bagian atas rumah sekitar pukul 21.00 WIB. Mengetahui hal tersebut, ia langsung menghubungi Ketua RT setempat sambil berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya. “Saya melihat api berasal dari atap rumah. Setelah itu saya langsung menghubungi Ketua RT dan bersama warga mencoba memadamkan api sebelum petugas datang,” katanya.

Petugas kepolisian bersama tim pemadam kebakaran kemudian bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.30 WIB oleh gabungan Unit Pemadam Kebakaran Kota Palangka Raya, Dit Samapta Polda Kalteng, serta sejumlah relawan pemadam swadaya.

Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti berupa abu arang, satu unit AC, serta gulungan kabel yang terbakar. Sementara itu, Ketua Tim BPK Kamboja, Sucipto mengatakan, informasi kebakaran diterima sekitar pukul 21.00 WIB. Sesaat setelah laporan masuk, puluhan personel gabungan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.

“Begitu laporan kami terima, seluruh unsur pemadam langsung bergerak ke lokasi. Beruntung akses jalan menuju titik kebakaran cukup baik sehingga armada dapat masuk dengan cepat,” ujarnya. Berdasarkan keterangan warga sekitar, rumah yang terbakar telah kosong selama kurang lebih lima tahun. Di bagian depan bangunan terdapat papan nama Yayasan Betang Asi, namun identitas pemilik rumah hingga kini belum diketahui secara pasti.

“Menurut informasi saksi di lokasi, api pertama kali terlihat dari bagian bawah rumah. Penyebab pastinya belum diketahui, tetapi warga langsung melapor sehingga penanganan bisa dilakukan dengan cepat,” katanya. Rumah yang terbakar berada di kawasan permukiman padat dengan posisi bangunan saling berdempetan. Meski demikian, kesigapan petugas dan ketersediaan sumber air dari saluran drainase di sekitar lokasi membantu mempercepat proses pemadaman.

“Rumah di lokasi itu sangat rapat. Kalau penanganannya terlambat, potensi merembet ke rumah lain cukup besar. Syukurnya api berhasil kami kuasai sekitar 30 menit setelah pemadaman dimulai,” ungkapnya.

Sucipo menjelaskan, proses pendinginan dan pemadaman total berlangsung sekitar satu jam. Meski rumah nomor 45 hangus terbakar hampir seluruhnya, bangunan di sisi kiri dan kanan berhasil diselamatkan. Hanya sebagian kecil bagian belakang rumah warga yang sempat terdampak panas api.

“Rumah yang terbakar mengalami kerusakan total, tetapi bangunan di sekitarnya berhasil kami amankan. Ini berkat kerja sama cepat seluruh unsur yang terlibat di lapangan,” tegasnya. (oiq)

Sumber: https://kalteng.co/
Baca Artikel Asli